DPU Brebes - Pembangunan Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) tahap pertama telah selesai dan saat ini dalam tahap
pemeliharaan selama 6 bulan ke depan. Pekerjaan tahap kedua akan dilanjutkan,
dan anggaran telah dilaksanakan pada tahun anggaran 2021. Pembangunan tahap
kedua masih dalam proses lelang.
Hal itu
disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat meninjau lokasi
pembangunan RS Ketanggungan, Selasa (12/1/2021).
Bupati mengatakan, pembangunan RSUD Ketanggungan didanai oleh APBD tahun 2020, dengan nilai kontrak Rp 58,5 miliar dan pagu APBD Rp 62 miliar yang dilakukan oleh PT Chimarder 777 dan PT Chiko Karya.
Bupati
menyampaikan bahwa RSUD Ketanggungan dibangun untuk meningkatkan pemerataan
pelayanan dan meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya di wilayah Brebes
Barat.
Bupati melanjutkan pekerjaan tahap kedua, RSUD Ketanggungan dibiayai dari APBD murni dengan anggaran Rp 29,75 miliar. Anggaran sebesar itu akan digunakan untuk menyelesaikan arsitektur Gedung B, RAM, jaringan listrik, lanskap, dan dukungan lainnya.
Ia berharap
"Pembangunan tahap kedua bisa berjalan lancar, dan proses lelang akan
menemukan pemenang, sehingga pembangunan tahap kedua bisa dilakukan
secepatnya."
RSUD Ketanggungan
menempati bekas Terminal Ketanggungan, yang berada di Jalan RA Kartini No. 20,
Desa Ketanggungan, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes.
Lokasi ini sangat
strategis karena dapat dikunjungi dari berbagai daerah seperti Ketanggungan,
Banjarharjo, Losari, Tanjung, Bulakamba, Kersana, Larangan dan sekitarnya.
Kebutuhan sarana
juga harus dipenuhi untuk menyambut tumbuhnya Kawasan Industri Brebes (KIB) dan
Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB).
Kepala Dinas
Pekerjaan Umum (DPU) Brebes H Syatibi menambahkan melalui Sekretaris DPU Abdul
Majid, menurut perhitungan Konsultan Perencanaan Pembangunan RS Ketanggungan,
total biaya yang dibutuhkan untuk operasi normal dan operasional RS
Ketanggungan akan menelan biaya Rp 84 miliar.
Di antara dana
tersebut, digunakan untuk mendanai 4 bangunan dan lanskap atau area. Keempat
gedung tersebut adalah (1) Gedung A (gedung penopang), terdiri dari 3 lantai; (2)
Gedung B (gedung pemeliharaan) terdiri dari 3 lantai; (3) Gedung C1 (gedung
pelayanan), terdiri dari 1 lantai; ( 4) Gedung C2 (Service Building) terdiri
dari 1 lantai.
Namun, Majid
mengatakan pada tahun 2020, total anggaran APBD murni tahun anggaran 2020
sebesar Rp 84 miliar, dan pagu anggaran sebesar Rp 62 miliar akan diselesaikan
untuk pembangunan RS Ketanggungan. Oleh karena itu, selisih anggaran sekitar Rp
20 miliar.
Majid mengatakan,
karena keterbatasan anggaran pada tahun 2020, keluaran pembangunan pada tahun
2020 tidak dapat beroperasi secara normal sehingga perlu dilanjutkan pada tahap
kedua.
RSU Ketanggungan
dibangun di atas lahan seluas 13.000 meter persegi, sedangkan luas bangunannya
9.880 meter persegi. Rumah Sakit Ketanggungan dapat menampung hingga 152 tempat
tidur untuk rawat inap.
Cipta Karya 12
518 KOMENTAR
Belum ada komentar
TINGGALKAN KOMENTAR