Sejumlah Jalan di Brebes Diperbaiki

img

Beberapa ruas jalan di Kabupaten Brebes rusak berat dan kini sedang diperbaiki. Warga mengeluhkan kerusakan jalan karena dianggap mengganggu lalu lintas dan dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Padahal, selama proses perawatan, alat berat dikerahkan untuk meratakan jalan yang kasar dan tidak rata.

Achmad Satibi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, didampingi Ridho Kaeroni, Kepala Bina Marga, menjelaskan kondisi pembangunan jalan memang sangat terganggu. Penyebab kerusakan tidak hanya intensitas curah hujan yang tinggi saat ini, tetapi juga karena jalan tersebut digunakan untuk mobilitas kendaraan konstruksi nasional. Yakni, pembangunan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut). Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Brebes telah menandatangani Mou dengan pelaksana proyek Jalingkut untuk bertanggung jawab atas dampak kerusakan jalan tersebut. Sebanyak 6 ruas jalan sudah termasuk dalam MOu. Termasuk di kawasan Jalan Sunan Gunung Jati, Brebes-Sigempol, Limbangan-Randusanga, Pasarbatang-Tengki dan Brebes-Jatibarang.

“Saat ini perbaikan kerusakan jalan sudah dimulai, seperti di Pasarbatang-Tengki, Jalan Sunan Gunung Jati, Brebes-Sigempol dan Brebes-Jatibarang. Perbaikan tersebut menjadi tanggung jawab pelaksana proyek pembangunan Jalingkut karena kondisi sudah memprihatinkan. Oleh karena itu, segera perbaiki, ”ujarnya, Selasa (9/2).

Menurut dia, perbaikan di ruas jalan tertentu masih bersifat sementara. Namun, alat berat dikerahkan untuk mengatasi kondisi jalan bergelombang. Selain itu, jalan berlubang yang ada juga dilapisi oleh material. Untuk bagian Brebes-Jatibarang selain ditutup material juga ditambal dengan aspal. Dia menjelaskan "Pekerjaan perbaikan sudah dilakukan kemarin. Namun karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, turun hujan sepanjang hari, sehingga perbaikan terpaksa dihentikan sementara. Besok akan kami lanjutkan perbaikannya."

Lebih lanjut dia menjelaskan, sesuai MOu yang ditandatangani, para pelaksana proyek Jalingkut sepakat untuk memperbaiki jalan rusak tersebut. Artinya, bila sebelumnya jalan yang rusak merupakan jalan aspal, maka akan dikembalikan ke keadaan semula. Begitu pula jika kondisi jalan semula diwarnai dengan beton, maka beton juga akan dituang kembali. Dia menyimpulkan "Jelas kami akan terus berkoordinasi dengan pelaksana proyek jalingkut ini. Setelah jalingkut selesai, mereka berjanji akan memperbaiki jalan yang terkena dampak."

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi jalan kawasan dari ruas Limbangan Wetan hingga tujuan wisata Pantai Randusanga Indah kawasan Brebes rusak parah. Penduduk lokal dan pengguna jalan mengeluhkan situasi ini. Selain mengganggu mobilitas, kerusakan jalan juga menjadi penyebab kecelakaan (khususnya sepeda motor). Selain itu, bagian Brebes-Jatibarang juga rusak berat. Di banyak titik, jalan berlubang ditemukan sangat dalam.

suaramerdeka.com

DPU 12

Belum ada komentar