Respons Cepat Ambruknya Jembatan Kalibuntu, DPU Brebes Segera Bangun Jembatan Darurat di Paguyangan

img

DPU BREBES – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes bergerak cepat menyiapkan langkah darurat pasca-ambruknya Jembatan Kalibuntu yang menghubungkan Dukuh Luwung dan Dukuh Kumambang, Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan. Penanganan cepat ini dilakukan menyusul instruksi langsung Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, saat meninjau lokasi bencana pada Sabtu sore (4/4/2026).

Sebelumnya, jembatan tersebut putus total pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB akibat pondasi penopang tergerus arus sungai yang meluap usai curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir. Putusnya jembatan melumpuhkan akses mobilitas warga, sektor perekonomian, hingga jalur pendidikan di kedua pedukuhan.

Kepala DPU Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, menegaskan bahwa tim teknis DPU telah diterjunkan untuk memetakan penanganan darurat di lapangan. Prioritas utama saat ini adalah memulihkan konektivitas warga sesegera mungkin melalui pembangunan jembatan semi-permanen atau darurat.

“Sesuai arahan Ibu Bupati, kami segera merealisasikan jembatan darurat agar aktivitas masyarakat tidak terputus terlalu lama. Mengingat struktur darurat memiliki batas beban, nantinya akses lalu lintas akan dibatasi hanya untuk kendaraan roda dua dan kendaraan kecil roda empat maksimal sekelas pikap L300 ke bawah,” jelas Dani Asmoro di lokasi peninjauan.

Berdasarkan data teknis DPU Brebes, Jembatan Kalibuntu terletak pada ruas jalan kabupaten nomor 192 (total panjang ruas 3.619 meter). Konstruksi jembatan yang dibangun pada tahun 2013 ini memiliki bentang panjang 15 meter, lebar 4 meter, serta ketinggian struktur sekitar 8 hingga 9 meter di atas dasar sungai.

Terkait penanganan jangka panjang, Dani menambahkan bahwa pembangunan kembali jembatan permanen akan dikaji secara matang setelah kondisi debit air dan stabilitas tanah di sekitar aliran sungai benar-benar aman.

“Pekerjaan konstruksi permanen membutuhkan perencanaan teknis yang presisi dan fondasi yang kokoh agar tahan terhadap ancaman gerusan air di masa mendatang. Sambil menunggu tahapan tersebut, fokus utama DPU adalah memastikan jembatan darurat dapat difungsikan secara aman dan optimal,” pungkasnya.

Dalam agenda peninjauan lapangan tersebut, DPU Brebes bersama Bupati turut didampingi tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), jajaran Forkompinca Paguyangan, serta Pemerintah Desa Cilibur guna menyelaraskan penanganan pascabencana.

Bina Marga 12

Belum ada komentar