Antisipasi Banjir Perkotaan, DPU Brebes Lakukan Normalisasi Drainase Sigeleng Sepanjang 2,5 KM

img
BREBES – Sebagai langkah konkret mengantisipasi ancaman banjir di wilayah perkotaan saat intensitas hujan tinggi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, gencar melakukan normalisasi drainase. Fokus utama kali ini menyasar saluran drainase Sigeleng di Desa Krasak, Kecamatan Brebes, yang kerap menjadi titik krusial pemicu genangan.

RESPON CEPAT ATAS ASPIRASI PETANI
Kepala DPU Brebes, Dani Asmoro, mengungkapkan bahwa normalisasi ini merupakan respon cepat Pemerintah Daerah terhadap keluhan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Unggul Kariya, Desa Krasak. Selama ini, luapan air dari drainase tersebut sering merendam lahan pertanian warga dan merugikan produktivitas pangan.
“Kami langsung bergerak menerima laporan terkait lahan persawahan yang kerap terpendam banjir. Sesuai dengan arahan Ibu Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, kami segera melakukan langkah normalisasi ini” ujar Dani Asmoro saat meninjau lokasi.

NORMALISASI HINGGA KAWASAN JALAN TOL
Proyek yang digawangi oleh Bidang Cipta Karya DPU Brebes ini direncanakan menyisir saluran sepanjang 2,5 Kilometer. Pengerjaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari bagian hulu hingga melintasi kawasan dibawah jalur jalan tom.
Tujuan utama dari pengerukan dan pembersihan ini adalah:
• Mengembalikan fungsi saluran: Membuang sedimen dan sampah agar debit air lancar;
• Meminimalkan genangan: Memastikan area permukiman dan persawahan aman saat musim hujan;
• Keamanan Infrastruktur: Menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan aman dari bencana hidrometeorologi.

HARAPAN BARU BAGI PETANI DESA KRASAK
Langkah DPU Brebes ini disambut baik oleh para petani setempat yang selama ini merasa was-was setiap kali hujan deras turun. Hadi, salah seorang petani dari Desa Krasak, menceritakan bahwa lahan sawahnya sering kali berubah menjadi “Lautan” akibat air drainase yang tidak mampu mengalir ke hilir.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati dan pihak DPU. Dengan adanya normalisasi ini, kami berharap sawah kami tidak lagi kebanjiran, sehingga gagal panen bisa dihindari” kata Hadi dengan nada optimis.

SINERGI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT
Dani Asmoro menegaskan bahwa normalisasi ini merupakan bagian dari program besar peningkatan infrastruktur dasar di Kabupaten Brebes. Ia juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan saluran pasca-normalisasi.
“Kami berupaya menjalankan arahan Bupati dalam memperbaiki Infrastruktur demi kesejahteraan warga. Namun, Peran masyarakat dalam menjaga saluran agar tetap bersih juga sangat penting untuk mencegah banjir secara permanen” pungkasnya.

Cipta Karya 12

Belum ada komentar