Pemkab: Lelang Proyek Fisik di Brebes Molor karena Ada Banjir dan Longsor

img

BREBES - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menyatakan molornya lelang proyek fisik di Brebes karena ada bencana banjir dan longsor di awal tahun 2018. Adanya bencana tersebut membuat perhatian pemerintah lebih berfokus pada penanganan korban dan kerusakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Brebes, Nuhsyi Mansyur, mengatakan rencana semula sejumlah proyek besar yang dananya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Gubernur (Bangub) sebagian direncanakan tahun 2017. "Kemudian ketika 2018 ada penyesuaian target penanganan, karena ada tanggap bencana kemudian ada pekerjaan yang digeser," jelas Nuhsyi, Selasa 10 April 2018.

Padahal, kata dia, perencanaan pada 2018 pihaknya sudah koordinasi dengan Ketua DPRD Brebes dan Bupati dengan target Februari selesai lelang. "Tapi karena memang kemarin ada bencana luar biasa dari utara hingga selatan, karena notabene orang kita sedikit. Dan juga konsultan tetap bekerja, mereka bolak balik ke lokasi bencana. Akibatnya sebulan penuh itu kemarin nggak efektif," kata dia.

Kendati demikian, Nuhsy mengklaim, keterlambatan lelang proyek fisik tak akan berpengaruh dengan target penyelesaian pengerjaanya. "Kalau terlambat insya Allah tidak, karena tahun ini agak santai. Dari 49 kegiatan itu tinggal beberapa sudah saya tandatangani. Tinggal diajukan ke ULP," ungkapnya.

Ia mencontohkan, keterlambatan proses lelang juga berpengaruh pada masyarakat. Di Kecamatan Songgom, di sana banyak warga protes karena jalan rusak. "Bahkan kita sudah jelaskan ke Pak Kapolres, di sana jalan Tangglok-Songgom ada wisata lubang. Kemarin memang ada beberapa kecelakaan kami sadari itu," beber dia.

Nuhsy menjelaskan, jika proyek fisik tahun ini alokasi paling banyak untuk peningkatan jalan. "Dari Bangub sekitar Rp 22 miliar, alokasinya untuk Binamarga Rp 8 miliar dan Ciptakarya Rp 14.2 miliar," katanya.

Sedangkan dana yang berasal dari DAK sebanyak Rp 19 Miliar juga akan dialokasikan ke Binamarga. "Untuk dana APBD sekitar Rp 20 an miliar," pungkas dia.

Seperti diketahui, memasuki triwulan kedua bulan April, proyek pembangunan fisik di Kabupaten Brebes masih belum berjalan dan terancam molor. Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Brebes tahun 2018 ini juga masih banyak proyek fisik yang belum dilelangkan.

Nuhsyi Mansyur, mengungkapkan dari 49 paket pekerjaan tahun ini, belum ada satu pun yang dilelang. Dari semua paket pekerjaan itu, nilainya mencapai Rp 89 miliar. Dia baru berencana mengirimkan ke unit layanan pengadaan (ULP) kabupaten pada pekan depan untuk dilelang. "Rencananya pekan depan baru dikirim ke ULP," kata dia.

Bina Marga 12
balas

eefuroyrat

04 Mar 2019 - 19:36 http://theprettyguineapig.com/amoxicillin/ - Amoxicillin 500mg Capsules For Sale Amoxicillin For Sale http://theprettyguineapig.com/amoxicillin/